macet ini bisa membunuhku
2 comments
really hate this
Setelah 7 tahun lebih… akhirnya “balik kuto”. dengan perjuangan keras menahan “cerobong asap” di dalam kereta, tiba juga di stasiun bekasi dengan selamat sentosa + pusing2 dikit. bayangkan, satu batang rokok tiap 5 menit :(. adalah seorang bapak separuh baya yang saya maksud dengan cerobong asap itu. dari awal saya perhatikan memang si bapak sudah menunjukkan penampilan yang aneh. sementara orang lain berkipas-kipas ria di dalam kereta, si bapak malah tertutup rapat dengan sweeter yang lumayan tebal + syal penutup leher. kelihatannya si bapak berusah melawan rasa dingin yang tidak normal. hiks2, tapi cara yang beliau pakai sangat2 merugikan orang lain. jika saya tidak salah ingat, beliau menghabiskan paling tidak 4 bungkus rokok selama perjalanan. satu2nya saat beliau tidak merokok adalah ketika beliau tidur. itupun sudah bisa dipastikan beliau tidak dapat menikmati tidurnya, yang sebentar-sebentar terbangun dan menyalakan rokok. terus terang dalam hati dan selama perjalanan, saya hanya bisa memaki-maki dalam hati perbuatan egois tersebut. saya sangat sungkan untuk menegur melihat keadaan beliau saat itu. mungkin memang saya yang kurang informasi, tapi bukannya cara beliau mengusir dingin dari tubuhnya merupakan langkah yang sangat tidak bijaksana dilihat dari sisi apapun? apalagi untuk seorang saya yang sangat imut dan sensitif ini š (mulai narsis) (more…)



Lelahmu jadi lelahku juga